Munas II GGBI | Ditutup dengan Sukacita dan Hadiah

Setelah menyelesaikan Musyawarah Nasional (Munas) II Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) terlihat raut wajah sukacita dari seluruh peserta yang masih tersisa di Wisma Retret Baptis (WRB) Bukit Soka Salatiga, Kamis, 10 Maret 2016.

Sesudah bermusyawarah sejak Selasa pagi 8 Maret 2016, para peserta disegarkan dalam ibadah penutup yang dipimpin Ketua Badan Pengurus Nasional (BPN) GGBI, Pdt. Yosia Wartono di Aula YBI. Pujian “Satukan Kami” dan “Dalam Yesus Kita Bersaudara” semakin menguatkan bahwa mereka merupakan saudara yang saling mendukung di dalam Tuhan.Apalagi dalam pujian kedua, Gembala Sidang GBI Setia Bakti Kediri tersebut mengajak para perwakilan gereja Baptis di Tanah Air menyanyi bersama sambil bergandengan tangan, juga menyebutkan hal-hal positif satu sama lain.

Ucapan syukur kepada Tuhan juga disampaikan Gembala Sidang GBI Golgota, Kroya, Cilacap Pdt. Jacob Hardiarto melalui pujian berjudul “Terima Kasih Tuhan”. Tanpa melakukan latihan dulu dengan tim musik yang terdiri dari anggota BPN GGBI itu, Pdt. Yakub membawakan pujian tersebut dengan apik dan penuh kesungguhan hati. Gayanya yang jenaka tidak lepas ketika ia menyelipkan cerita singkat sebelum memuji Tuhan. Tentu, hal ini mengundang gelak tawa para peserta munas.

Sebelum kembali melayani di gereja masing-masing, seluruh peserta dibekali firman Tuhan yang disampaikan Wakil Ketua BPN GGBI Pdt. Daniel Royo Hariyono. Mengambil landasan firman Tuhan dari Nehemia 2:18; 4:6, Gembala Sidang GBI Peniel Surabaya itu menjelaskan pentingnya menunjukkan identitas diri sebagai umat pilihan Allah. Tokoh Alkitab dalam firman yang disampaikan, Nehemia, melakukan kehendak Tuhan setelah semuanya siap. Didukung dengan semangat gotong royong bersama umat untuk mewujudkan tembok kota yang mampu tegak berdiri. Kondisi ini dinilai Pdt. Royo, sama seperti keadaan masyarakat Indonesia yang guyub rukun dan saling menolong.

Pascafirman Tuhan, mantan Ketua BPN GGBI Pdt. Timotius Kabul memimpin doa penutup sekaligus berkat untuk peserta munas bertema “Siap Bekerjasama Wujudkan Harapan”. Kemudian dilanjutkan dengan pujian “Kuserahkan pada Tuhan”.

Sesi terakhir adalah bagian yang cukup ditunggu-tunggu peserta munas karena panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah menarik. Tiga hadiah pertama diberikan untuk para peserta yang dapat menjawab tanggal lahir PembinaYayasan Rumah Sakit Baptis Indonesia (YRSBI) Yohanes Widoyoko dan Ketua Badan Permusyawaratan Nasional (Bamusnas) Pdt. Hana Adi Nugroho, serta menyebutkan nama lengkap Ketua Pelaksana Munas II GGBI Andreas Sugeng. Sementara hadiah menarik lainnya untuk gereja, seperti handphone, magic com, seragam, dan dispenser.

Penulis: Luana Yunaneva

Editor: Prisetyadi Teguh Wibowo

1 Comment on Munas II GGBI | Ditutup dengan Sukacita dan Hadiah

  1. Asas keluarga besar applikasinya jauh lebih dalam,artinya melihat dengan tepat,mendengar dengan cerdas,menanggapi dengan kasih,,singkatnya adalah ” Meningkatnya KEPEDULIAN,TANPA ALSAN”

Leave a comment

Your email address will not be published.

*