Munas II GGBI | Pembahasan Hasil Komisi I : Sepakati Sejumlah Perubahan Istilah

Hentak musik drum memberi semangat tersendiri ketika para perwakilan gereja Baptis Indonesia akan memulai Musyawarah Pleno III di Aula Serbaguna, Wisma Retret Baptis (WRB) Bukit Soka Salatiga, Rabu 9 Maret 2016 . Diawali meddley lagu “Satukanlah Hati Kami” dan “Kucinta Keluarga Tuhan”, para utusan dan narasumber bersemangat memuji Tuhan. Sukacita tampak di raut wajah mereka yang tersenyum, sembari bertepuk dan bergandengan tangan.

Sesudah diawali doa pembukaan yang dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengurus Nasional (BPN) Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI), David Vidyatama, pembahasan hasil Komisi I dimulai pukul 16.00. Ketua Bamusnas Pdt. Hana Aji Nugroho menuturkan, sesi tersebut terlambat 40 menit dari jadwal yang telah ditentukan. Meski begitu, ia bersyukur, seluruh komisi berhasil menyelesaikan pokok bahasan masing-masing tanpa terkecuali.

Ketua Komisi I Pdt.Helly Hariyanto menyampaikan hasil musyawarah yang digelar sejak Selasa 8 Maret 2016 malam hingga Rabu 9 Maret 2016 siang. Pembahasan serius itu dihadiri 54 anggota pada musyawarah pertama dan 53 anggota pada musyawarah kedua, juga empat narasumber yang terdiri dari satu perwakilan Yayasan Baptis Indonesia (YBI), satu perwakilan Badan Pengurus Nasional (BPN) GGBI dan Badan Musyawarah Nasional (Bamusnas) GGBI.

Salah satu keputusan yang telah disepakati bersama seluruh peserta Munas GGBI adalah perubahan beberapa istilah, seperti ‘persidangan’ menjadi ‘musyawarah’. ‘Rapat Urusan Gereja’ menjadi ‘Musyawarah Anggota Gereja’, ‘pembina’ menjadi ‘organ’, dan ‘utusan’ menjadi ‘peserta musyawarah’.

Selain itu, akan ada perubahan nama dan reorganisasi Badan Pengurus Daerah (BPD) GGBI. Namun sebelumnya perlu dilakukan pembicaraan dan pengamatan khusus mengenai gereja yang mengalami reorganisasi anggota. Pelaksanaannya tidak perlu dalam waktu dekat, apalagi pemekaran BPD GGBI membutuhkan pertimbangan yang baik dan matang.

Inilah gambar paling bawah yang diterima peserta musyawarah.Dengan catatan memberikan tambahan tulisan "(GBI Cemara Tujuh)"  di bawah tulisan "GBI Cemara Tujuh"Pembicaraan cukup seru ketika membahas perubahan plang nama gereja, dengan catatan khusus, yaitu gambar yang paling bawah diterima. Penyeragaman stempel gereja dan kop surat juga perlu dilakukan.

Penulis: Luana Yunaneva
Editor: Prisetyadi Teguh Wibowo

1 Comment on Munas II GGBI | Pembahasan Hasil Komisi I : Sepakati Sejumlah Perubahan Istilah

  1. Andreas karsidi // March 10, 2016 at 10:16 am // Reply

    Betul,kami sangat setuju dengan perubahan istilah. Itu sangat mudah di pahami dan di mengerti oleh kalangan jemaat.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*